Blog Archive

Popular Post

Praktikum Animasi 3D (6) - Membuat Progression Reel

Rabu, 29 Maret 2017
Posted by Mud
Progression Reel
Praktikum Animasi 3D 


1. Tujuan
Pada tahap ini, kegiatan yang dilakukan adalah mengemas hasil praktikum-praktikum sebelumnya menjadi sebuah showreel yang bisa digunakan sebagai portofolio. 

2. Alat
Adobe Premiere Pro CC 

3. Bahan
hasil praktikum-praktikum sebelumnya
1. Prak 1: Logo utama 360
2. Prak 2: Hasil penambahan camera path
3. Prak 3: Secondary Assets
4. Prak 3: Logo Movement
5. Prak 4: Camera Depth
6. Prak 5: Flare
7. Prak 5: Particles
8. Prak 5: Chromatic Aberration
9. Prak 5: Vignette
4. Dasar Teori 
  • Showreel
Showreel (bisa juga disebut demo reel) merupakan potongan pendek video atau film dari hasil pekerjaan sebelumnya. Showreel merupakan portofolio video yang digunakan untuk mempromosikan kemampuan, bakat dan pengalaman dari si pembuat. Showreels yang umum digunakan dalam industri hiburan seperti di bidang akting, penyutradaraan, sinematografi, editing, efek khusus, animasi, video game dan produksi grafis
  • Progression Reel
Progression Reel adalah kumpulan proses selama memproduksi Film atau Episode. 

5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, buatlah progression reel-nya. 

6. Petunjuk Praktikum
Berikut adalah contoh progression reel dari praktikum-praktikum sebelumnya
7. Hasil Praktikum
Pada progression reel ini saya menambahkan Camera path yang belum diberi material (warna) sehingga ada 10 hasil dari praktikum sebelumnya.

8. Kesimpulan
Pada praktikum ini, sebenarnya tugasnya cukup sederhana dimana kami harus menyatukan hasil pekerjaan di praktikum sebelumnya, tapi yang menjadi masalah adalah di beberapa praktikum effect-effect sudah disatukan sehingga perlu merender ulang yang memakan cukup banyak waktu.

9. Referensi
https://en.wikipedia.org/wiki/Showreel

Praktikum Animasi 3D (5) - Adding Flare, Particles, Vignette, and Chrome Aberration

Senin, 20 Maret 2017
Posted by Mud
Adding Flare, Particles, Vignette, and Chrome Aberration

1. Tujuan

Pada tahap ini, bertujuan untuk menambah detail dari animasi logo dari praktikum sebelumnya. Dengan cara menambahkan flare dan particles. Kemudian menambahkan lens effect seperti vignette dan chrome aberration.

2. Alat

1. Maxon Cinema 4D R16
2. Adobe After Effects CC 2015
3. Knoll Light Factory
4. Trapcode Particular
 
3. Bahan

Hasil praktikum sebelumnya 

4. Dasar Teori
  • Flare
Suar (Inggris : Flare) adalah salah satu bentuk piroteknik yang menghasilkan cahaya yang sangat terang atau panas tinggi tanpa menghasilkan ledakan. Dalam after effect, flare adalah satu efek yang menghasilkan pancaran cahaya yang berpendar. Dalam After Effect kita bisa memvariasikan warna, jarak pendar, ketajaman dan kecerahan flare pada preset. Pengaturan ini bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan.
  • Particles 
Dalam grafik komputer, partikel adalah sebuah elemen dari sistem partikel (simulasi). Istilah particle pada after effect merupakan efek yang disediakan atau difasilitasi. Biasanya partikel berjumlah sangat banyak dengan beragam ukuran. Melalui particle kita bisa menciptakan efek seperti api, salju atau efek yang berbasis grafis gerak. Untuk menciptakan animasi yang lebih detail bisa pula ditambahkan efek blur dan mengatur mengatur emisi partikel yang sesuai dengan pergerakan cahaya pada animasi. Partikel juga bisa digunakan dalam animasi 3D karena bereaksi pada lampu ruang 3D effect dan dapat menerima bayangan.
  • Vignette 
Vignette adalah efek yang muncul di pinggiran foto atau gambar yang tampak gelap bila dibandingkan dengan bagian tengah. Bisa langsung berupa bayangan tebal atau tergradasi dari yang tipis, pekat atau lembut, tergantung pada jenis vignette-nya.

Efek ini bisa jadi sesuatu yang menguatkan sebuh foto atau malah merusak. Vignette bisa menarik perhatian pada bagian tengah foto, cocok untuk objek semacam portrait, tapi juga bisa membuat sebuah foto terasa berlebihan atau kehilangan kualitas foto karena bagian tepinya.

Tidak berbeda jauh dengan yang diaplikasikan dan video, vignette juga untuk menambah pinggiran frame lebih gelap dibanding bagian yang semakin ke tengah.
  • Chrome Aberration 
Chromatic Aberration (CA) atau disebut juga "Color Fringing" adalah penyimpangan fokus warna yang diakibatkan oleh kegagalan lensa kamera dalam menjatuhkan titik fokus semua warna tepat pada sensor. Hal ini ditimbulkan karena focal length untuk masing-masing panjang gelombang adalah berbeda.


5. Tugas Praktikum

Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
Tambahkan Flare
Tambahkan Particles
Tambahkan Vignette
Tambahkan Chrome Aberration

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
  • Menambahkan flare menggunakan Knoll Light Factory
  • Menambahkan particle menggunakan Trapcode Particular
  • Menambahkan lens effect Vignette
  • Menambahkan lens effect Chrome Aberration
7. Hasil Praktikum

Screen Video

Hasil Render


8. Kesimpulan
Pada praktikum ini dibutuhkan instalasi library khusus, dan untuk mengunduhnya lumayan ribet. Penerapan flarenya juga membutuhkan posisi yang pas, agar tidak mengganggu tampilan logo.

9. Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Suar
fotonela.com/755/vignette-apa-itu
eependi.blogspot.com/2012/07/pengertian-chromatic-aberration-ca.html


Praktikum Animasi 3D (4) - Camera Depth, Multi Pass Render, dan Compositing using AE

Senin, 13 Maret 2017
Posted by Mud
Camera Depth, Multi Pass Render, dan Compositing using AE

1. Tujuan

Pada praktikum ini, mahasiswa diajak untuk ngincip dikit tentang Compositing menggunakan After Effects. Dimulai dengan Render Setting di C4D kemudian dilanjut pada kegiatan compositing di AE.

2. Alat

Maxon Cinema 4D R16
Adobe After Effects CC 2015

3. Bahan

hasil praktikum sebelumnya


4. Dasar Teori

  • Camera Depth
Camera Depth adalah salah satu fitur pengaturan camera pada Cinema 4D yang dapat membuat suatu ketajaman pada objek.
  • Multi Pass Rendering
Proses rendering yang memungkinkan render lebih dari satu padda satu frame yang sama.
  • DOF
Rentang jarak yang dimiliki subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman/fokus pada foto yang dihasilkan
  • Compositing
Kombinasi dari unsur-unsur visual dari sumber terpisah menjadi gambar tunggal

5. Tugas Praktikum

Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
  • Multi Pass Rendering untuk logo, obyek sekunder, background, dan depth
  • Import masing-masing image sequences ke AE. 
  • Implementasi DOF di AE menggunakan effect Camera Lens Blur
6. Hasil Praktikum

a. Screen Video


b. Hasil Render


7. Kesimpulan

Pada praktikum ini kesulitan yang saya alami saat implementasi Depth of Field pada After Effect, karena mengatur satu persatu pada komposisinya.


Praktikum Animasi 3D (3) - Secondary Assets, Logo Movement, F-Curves

Minggu, 12 Maret 2017
Posted by Mud
 Secondary Assets, Logo Movement, F-Curves
1. Tujuan
Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Secondary Assets dan Movement. Pada praktikum ini, penambahan movement diperdetail dengan menggunakan F-Curves.

2. Alat
Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler / Adobe After Effect

3. Bahan
Hasil praktikum sebelumnya
Aset Sekunder

4. Dasar Teori
  • Fungsi secondary Assets
Secondary Assets merupakan penggunaan objek lama pada animasi baru, namun tidak berperan sebagai objek utama tapi sebagai objek tambahan
  • Fungsi F-Curves
F Curve memungkinkan untuk mengontrol elemen termasuk material dan parameter world. Sumbu X pada F-Curve mewakili keyframe sedangkan sumbu Y mewakili parameter yang dianimasikan.

5. Hasil Praktikum

a.  Menambahkan secondary assets menggunakan cloner dan helix path

Dengan secondary assets maka akan di dapatkan logo pens lain di sekitar logo pens utama. Helix path berfungsi untuk membuat lintasan dari logo pens secondary.

b. Menambahkan kompleksitas gerakan assets utama (logo)
Pada tahap ini bagian-bagian logo akan dibuat berantakan kemudian disatukan seperti semula di akhir.

c. Memperhalus gerakan menggunakan F-Curves


d. Hasil Render


6. Kesimpulan

Pada praktikum ini kesulitan yang saya alami adalah pada pergerakan logonya. Dibutuhkan ketelitian untuk mengatur logo berantakan kemudian menjadi satu.
Diberdayakan oleh Blogger.